Gak ada lagi waktu..
Gak ada lagi kesempatan...
Ternyata saat itu adalah saat terakhir bisa mendapatkan senyum tulus itu..
Dan ternyata hanya saat itulah aku bisa mendengar kau bernyanyi untukku
Setelah itu
kau semakin jauh dan jauh..
kau seolah menghidar..mejauhi setiap langkahku
langkah yang selalu tertuju padamu...
Ternyata aku tau apa sebabmu
ya..
kau masih menharapkan dirinya..
betapa bodohnya aku..
Ternyata bukan dirikku..
bukan..
tapi tetap dirinya lah yang selalu ada di hatimu
dan maafkan aku
bila aku harus menghapus semuanya
memori singkat yang penuh makna itu
Dan ternyata lagi-lagi kau memilih dia...
Makasih,,
maksih..aku akan pergi..
Karna buat apa aku terus berdiri di lapangan ini..
Jika pada akhirnya kau juga tidak memberikan kesempatan terakhir itu padaku..
Biarlah aku menghitung detik-detik terakhir itu dengan air mata dan tanpa senyummu..
yang jauh dari semua angan dan harapanku di Kesempatan terakhir itu..
Meski aku sadar aku memiliki rasa itu..
tapi aku harus melupakanmu..
Tapi aku harus rela..
Karna aku yakin kau pasti akan sangat bahagia jika bersamanya
Biarlah di Detik Terakhir nanti
aku tersenyum perih..
melihatmu bersamanya dengan senyum bahagia...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar