All...
Sekarang,semakin terlihat jelas,dia menghindariku...
Dia tak pernah lagi,menegurku,ataupun sekedar keluar kelas untuk sekedar menampakkan wajahnya dihadapanku...
Padahal,
bisa saja itu terakhir kali aku bisa menatap tegar dirinya yang sangat aku puja dan kusayang itu.
Dukungan terus mengalir untukku...
Bahkan hampir seluruh sahabat dekatnya,rela memarahinya hanya demi membelaku..
Tapi sayang,tak satupun mampu meluluhkan hatinya...
justru akulah yang jatuh...
sebait kata-kata mutiara,dari kak Dianto
Cinta ibarat kupu-kupu
semakin dikejar
semakin menghindar
tapi...
jika dia dibiarkan terbang
maka dengan sendirinya dia akan menghampirimu
membawa sejuta nektar
sebagau ssebuah persembahan
Benar..
Tapi,
sudahlah..
sebentar lagi dy juga tamat
gak ada gunanya aku mengharapkan orang yan tak pasti
Tapi,dengan seenaknya dia merobek segala isi hatiku...
ziezimajinatic
Kamis, 14 April 2011
Senin, 11 April 2011
9 April 2011
"perpisaha bukanlah duka meski harus menyisakan luka..."
Akhirnya Allah mengabulkan semuanya..
Awalnya kukira akan sangat mustahil semua angan itu,
tapi ternyata...
Sekali lagi akau tak bisa menungkapkannya...
Walau aku tau,bukan aku yang di harapkannya saat itu,tapi setidaknya muara hatinya dan langkahnya adalah ke diriku...
Sederet album telah tercipta saat itu..
em..
pengen di share tapi udah terlalu malam..
besok aja ya sob..
tunggu waktunya yang tepat untuk di share..
hehe..
:)
doain yang terbaik aja ya..
love you...
Akhirnya Allah mengabulkan semuanya..
Awalnya kukira akan sangat mustahil semua angan itu,
tapi ternyata...
Sekali lagi akau tak bisa menungkapkannya...
Walau aku tau,bukan aku yang di harapkannya saat itu,tapi setidaknya muara hatinya dan langkahnya adalah ke diriku...
Sederet album telah tercipta saat itu..
em..
pengen di share tapi udah terlalu malam..
besok aja ya sob..
tunggu waktunya yang tepat untuk di share..
hehe..
:)
doain yang terbaik aja ya..
love you...
Jumat, 08 April 2011
Waktunya...
Ya...
besok...
9 April 2010...
Saatnya aku harus berpisah dengan wajah itu...
dengan sosok lembut penuh misteri...
yang selalu membuatku terpaku dan gila saat menatapnya...
Mungkin buat sebagian orang dia hanya lah sosok lelaki lemah yang tak punya nyali..
Tapi ternyata dia telah berhasil menghancurkan hatiku menjadi berkeping-keping...
"Pertemuan singkat...
Yang berjalan sangat cepat...
Tidak disangka...
Aku langsung terhipnotis olehmu..."
Ya,,,
sebait lagu tadi,cukup untuk mewakili perasaanku yang sudah bisa mencintainya dalam jangka waktu kurang dari 25 menit...
Betapa tidak...
Aku pasti akan sangat kehilangan dia..
sperti catatan-catatanku sebelumnya..
Mugkin buat sebagian orang catatan itu hanyalah catatan lebay yang cengeng..
Tapi,itulah luka hatiku karenanya
Besok,
ku dengar dia akan tampil untuk yang terakhir kalinya.
Menjadi seorang model....
haha..
dia pasti akan terlihat sangat gagah sekali,
dan bisa dipastikan aku akan langsung terdiam,terpaku,atau mungkin berurai air mata...
aa...
menulis ini saja sudah berhasil membuatku banjir air mata...
"Ya Allah..
aku mohon,
untuk besok saja,aku bisa bersama dirinya...
dan mendapat selembar saja,
foto bersamanya..
Aku mohon ya Allah..."
Aku akan menunggumu kakak...
"Dirimu kini telah bersamanya...
bgitu pula aku telah memilikinya...
Kini kusadari rasa ini tak mungkin,
dapat terwujud dalam kisah kasih kita...
Kini ku mengerti tulus cinta ini..
hanyalah mimpi panjang yang tak pernah usai..
Karena tuk bersamamu,,
BAGAIKAN BERHARAP MEMELUK BULAN..."
a.....
Hanya berharap yang terbaik...
Mungkin saat ini kita tak bisa menyatu..
tapi nanti..
semoga kita bisa bersatu..
Pertemuan singkat ini..
Akan tetap mendapat tempat terindah,
Dan menorehkan kisah yang panjang dalam hidupku...
AKU SAYANG KAKAK...
:)
besok...
9 April 2010...
Saatnya aku harus berpisah dengan wajah itu...
dengan sosok lembut penuh misteri...
yang selalu membuatku terpaku dan gila saat menatapnya...
Mungkin buat sebagian orang dia hanya lah sosok lelaki lemah yang tak punya nyali..
Tapi ternyata dia telah berhasil menghancurkan hatiku menjadi berkeping-keping...
"Pertemuan singkat...
Yang berjalan sangat cepat...
Tidak disangka...
Aku langsung terhipnotis olehmu..."
Ya,,,
sebait lagu tadi,cukup untuk mewakili perasaanku yang sudah bisa mencintainya dalam jangka waktu kurang dari 25 menit...
Betapa tidak...
Aku pasti akan sangat kehilangan dia..
sperti catatan-catatanku sebelumnya..
Mugkin buat sebagian orang catatan itu hanyalah catatan lebay yang cengeng..
Tapi,itulah luka hatiku karenanya
Besok,
ku dengar dia akan tampil untuk yang terakhir kalinya.
Menjadi seorang model....
haha..
dia pasti akan terlihat sangat gagah sekali,
dan bisa dipastikan aku akan langsung terdiam,terpaku,atau mungkin berurai air mata...
aa...
menulis ini saja sudah berhasil membuatku banjir air mata...
"Ya Allah..
aku mohon,
untuk besok saja,aku bisa bersama dirinya...
dan mendapat selembar saja,
foto bersamanya..
Aku mohon ya Allah..."
Aku akan menunggumu kakak...
"Dirimu kini telah bersamanya...
bgitu pula aku telah memilikinya...
Kini kusadari rasa ini tak mungkin,
dapat terwujud dalam kisah kasih kita...
Kini ku mengerti tulus cinta ini..
hanyalah mimpi panjang yang tak pernah usai..
Karena tuk bersamamu,,
BAGAIKAN BERHARAP MEMELUK BULAN..."
a.....
Hanya berharap yang terbaik...
Mungkin saat ini kita tak bisa menyatu..
tapi nanti..
semoga kita bisa bersatu..
Pertemuan singkat ini..
Akan tetap mendapat tempat terindah,
Dan menorehkan kisah yang panjang dalam hidupku...
AKU SAYANG KAKAK...
:)
Senin, 04 April 2011
Tak Butuh "25 Minutes", Hanya ingin "25 minutes"
Pernah denger lagunya MLTR kan yang 25 minutes...
em...
kalo gak pernah,denger deh..
Em...tiba-tiba sore ini aku tak berniat utuk ngapa-ngapain
Memang sebelumnya sempat berselisih paham dengan ortu,tapi ya sudahlah biarkan..
em..
kuambil earphone dari tas ku..
kucolok ke HPku,kumulai peraduan panjang ku..
berusaha menenangkan perasaanku ini..
Lagi-lagi batin ini terus menjerit sakit karenanya...
Lelaki Ozil itu,sangat menyiksaku,,,
Tadi siang..
Untuk pertama kalinya aku tidak tau harus bersikap bagaimaa...
Saat itu aku habis balik dari depan sekolah setelah selesai membeli makanan bersama teman-temanku..
Dan saat itu pula tepat..
aku berpapasan dengan SMASH miliknya...
Dari kejauha sudah kulihat dia tersenyum padaku
Sedangkan aku..?
masih mengatur feel ku,harus bagaimana...
Disisi lain aku ingin membalas senyum itu..
senyum yang selama ini nyamankan hati dan ceriakan hidupku..
Tapi,disisi lain hati ini belum mmpu mnrima perlakuannya..
hiks..hiks..
:'(
Dan pada akhirnya aku terpaksa tersenyum sambil tunduk untuk mengiri kepergiannya
Pengen nangis..
Sekarang aku sadar..
tak butuh waktu 25 menit untuk bisa sayang padanya
tak butuh waktu 25 menit untuk bisa terus mengaguminya...
hiks..hiks..
seandainya aja...dari awal aku tau dia mencintai orang lain..
aku pasti mundur...
Dan seandainya..
Di hari terakhir nanti
aku punya waktu 25 menit untuk sekali aja bisa bersamanya...
tertawa bersamanya melupakan segalanya...
dan...
:'(
cukup..
em...
kalo gak pernah,denger deh..
Em...tiba-tiba sore ini aku tak berniat utuk ngapa-ngapain
Memang sebelumnya sempat berselisih paham dengan ortu,tapi ya sudahlah biarkan..
em..
kuambil earphone dari tas ku..
kucolok ke HPku,kumulai peraduan panjang ku..
berusaha menenangkan perasaanku ini..
Lagi-lagi batin ini terus menjerit sakit karenanya...
Lelaki Ozil itu,sangat menyiksaku,,,
Tadi siang..
Untuk pertama kalinya aku tidak tau harus bersikap bagaimaa...
Saat itu aku habis balik dari depan sekolah setelah selesai membeli makanan bersama teman-temanku..
Dan saat itu pula tepat..
aku berpapasan dengan SMASH miliknya...
Dari kejauha sudah kulihat dia tersenyum padaku
Sedangkan aku..?
masih mengatur feel ku,harus bagaimana...
Disisi lain aku ingin membalas senyum itu..
senyum yang selama ini nyamankan hati dan ceriakan hidupku..
Tapi,disisi lain hati ini belum mmpu mnrima perlakuannya..
hiks..hiks..
:'(
Dan pada akhirnya aku terpaksa tersenyum sambil tunduk untuk mengiri kepergiannya
Pengen nangis..
Sekarang aku sadar..
tak butuh waktu 25 menit untuk bisa sayang padanya
tak butuh waktu 25 menit untuk bisa terus mengaguminya...
hiks..hiks..
seandainya aja...dari awal aku tau dia mencintai orang lain..
aku pasti mundur...
Dan seandainya..
Di hari terakhir nanti
aku punya waktu 25 menit untuk sekali aja bisa bersamanya...
tertawa bersamanya melupakan segalanya...
dan...
:'(
cukup..
Minggu, 03 April 2011
The Last Ceremony
Hari ini adalah "THE LAST CEREMONY" untuk ku dan dia...
Ya..terakhir kali juga aku melihatnya bertugas di lapangan hijau yang penuh kenangan ini..
Memang masih teringat jelas di fikiran dan hatiku betapa teganya kau hancurkan semua asaku yang sangat tinggi terhadapmu,tapi hari ini ntah kenapa aku harus berusaha untuk tegar mengikuti upacara terakhir ini...
Yah..
namun lagi-lagi aku dibuat nangis..
Dia bertugas sebagai Pembawa Bendera dan berdiri tepat dissmping wanita yang dianggapnya malaikat itu..
aa..
sakitnya rasa ini melihat nya..
:'(
Aku rasa messageNya tadi pagi itu hanya sebuah formalitas belaka,
"Zil,gak pernah gaanggu kakak kok..
Zil gak boleh ngomong gitu..
Kakak boleh gak minta satu permintaan,
"kakak mau anggep Zil sebagai adik untuk selamanya,karena biar bagaimanapun
kakak selalu ngerasa nyaman saat dekat Zil,"
Please terima permohonan kakak ini..."
Ya..
hanya sebuah formalitas yang berfungsi sebagai sebuah air yang hanya berguna untuk membersihkan debu-debu pasir yang menempel disebuah luka yang sangat parah...
Mungkin memag berat menghadapi ini semua..
Siapapun juga pasti tau kalau ini susah..
But..
I must go on my life..
althought,
This heart is very hurt..
Thanks for
Persembahan upacara terakhir ini...
Ya..terakhir kali juga aku melihatnya bertugas di lapangan hijau yang penuh kenangan ini..
Memang masih teringat jelas di fikiran dan hatiku betapa teganya kau hancurkan semua asaku yang sangat tinggi terhadapmu,tapi hari ini ntah kenapa aku harus berusaha untuk tegar mengikuti upacara terakhir ini...
Yah..
namun lagi-lagi aku dibuat nangis..
Dia bertugas sebagai Pembawa Bendera dan berdiri tepat dissmping wanita yang dianggapnya malaikat itu..
aa..
sakitnya rasa ini melihat nya..
:'(
Aku rasa messageNya tadi pagi itu hanya sebuah formalitas belaka,
"Zil,gak pernah gaanggu kakak kok..
Zil gak boleh ngomong gitu..
Kakak boleh gak minta satu permintaan,
"kakak mau anggep Zil sebagai adik untuk selamanya,karena biar bagaimanapun
kakak selalu ngerasa nyaman saat dekat Zil,"
Please terima permohonan kakak ini..."
Ya..
hanya sebuah formalitas yang berfungsi sebagai sebuah air yang hanya berguna untuk membersihkan debu-debu pasir yang menempel disebuah luka yang sangat parah...
Mungkin memag berat menghadapi ini semua..
Siapapun juga pasti tau kalau ini susah..
But..
I must go on my life..
althought,
This heart is very hurt..
Thanks for
Persembahan upacara terakhir ini...
Jumat, 01 April 2011
Mesut Ozil Photos
Seberkas Puisi untuk Ozil
Hidung
Sesaat aku tidak terlalu tertarik untuk melihat acara bodoh ini
Namun,seketika
Aku terpaku..
Pandangan itu tak terelakkan
ingin rasanya aku masuk ke layar kaca itu dn menarik hidung tajamnya yang telah merobek pandanganku..
ooohh..Mesut Ozil..
aku sayang padamu
hahaha...
These are His photos
Haha,keren kan..
oke ini selanjutnya
Hidung
Sesaat aku tidak terlalu tertarik untuk melihat acara bodoh ini
Namun,seketika
Aku terpaku..
Pandangan itu tak terelakkan
ingin rasanya aku masuk ke layar kaca itu dn menarik hidung tajamnya yang telah merobek pandanganku..
ooohh..Mesut Ozil..
aku sayang padamu
hahaha...
These are His photos
Haha,keren kan..
oke ini selanjutnya
Kamis, 31 Maret 2011
DETIK TERAKHIR
Gak ada lagi waktu..
Gak ada lagi kesempatan...
Ternyata saat itu adalah saat terakhir bisa mendapatkan senyum tulus itu..
Dan ternyata hanya saat itulah aku bisa mendengar kau bernyanyi untukku
Setelah itu
kau semakin jauh dan jauh..
kau seolah menghidar..mejauhi setiap langkahku
langkah yang selalu tertuju padamu...
Ternyata aku tau apa sebabmu
ya..
kau masih menharapkan dirinya..
betapa bodohnya aku..
Ternyata bukan dirikku..
bukan..
tapi tetap dirinya lah yang selalu ada di hatimu
dan maafkan aku
bila aku harus menghapus semuanya
memori singkat yang penuh makna itu
Dan ternyata lagi-lagi kau memilih dia...
Makasih,,
maksih..aku akan pergi..
Karna buat apa aku terus berdiri di lapangan ini..
Jika pada akhirnya kau juga tidak memberikan kesempatan terakhir itu padaku..
Biarlah aku menghitung detik-detik terakhir itu dengan air mata dan tanpa senyummu..
yang jauh dari semua angan dan harapanku di Kesempatan terakhir itu..
Meski aku sadar aku memiliki rasa itu..
tapi aku harus melupakanmu..
Tapi aku harus rela..
Karna aku yakin kau pasti akan sangat bahagia jika bersamanya
Biarlah di Detik Terakhir nanti
aku tersenyum perih..
melihatmu bersamanya dengan senyum bahagia...
Gak ada lagi kesempatan...
Ternyata saat itu adalah saat terakhir bisa mendapatkan senyum tulus itu..
Dan ternyata hanya saat itulah aku bisa mendengar kau bernyanyi untukku
Setelah itu
kau semakin jauh dan jauh..
kau seolah menghidar..mejauhi setiap langkahku
langkah yang selalu tertuju padamu...
Ternyata aku tau apa sebabmu
ya..
kau masih menharapkan dirinya..
betapa bodohnya aku..
Ternyata bukan dirikku..
bukan..
tapi tetap dirinya lah yang selalu ada di hatimu
dan maafkan aku
bila aku harus menghapus semuanya
memori singkat yang penuh makna itu
Dan ternyata lagi-lagi kau memilih dia...
Makasih,,
maksih..aku akan pergi..
Karna buat apa aku terus berdiri di lapangan ini..
Jika pada akhirnya kau juga tidak memberikan kesempatan terakhir itu padaku..
Biarlah aku menghitung detik-detik terakhir itu dengan air mata dan tanpa senyummu..
yang jauh dari semua angan dan harapanku di Kesempatan terakhir itu..
Meski aku sadar aku memiliki rasa itu..
tapi aku harus melupakanmu..
Tapi aku harus rela..
Karna aku yakin kau pasti akan sangat bahagia jika bersamanya
Biarlah di Detik Terakhir nanti
aku tersenyum perih..
melihatmu bersamanya dengan senyum bahagia...
Langganan:
Postingan (Atom)




